obyek wisata khas gunungkidul

Rute Jalan Menuju Goa Pindul Gunungkidul

Setelah populer menjadi salah satu obyek wisata unggulan di Gunungkidul, Goa Pindul seolah menjadi magnet bagi para wisatawan yang ingin menikmati sisi lain keindahan alam kabupaten terluas di DIY ini. Akan tetapi, masih banyak wisatawan yang bingung untuk menuju obyek wisata tersebut. Nah, kali ini kami sajikan rute jalan menuju Goa Pindul Gunungkidul tersebut bagi sobat sekalian.


Peta Menuju Lokasi Goa Pindul Gunungkidul

Dari peta sederhana yang kami buat secara manual ini, sobat mungkin masih bingung membacanya sehingga gambaran riil tentang rute ke lokasi  mungkin saja akan membantu sobat menikmati keamanan dan kenyamanan dalam menuju Goa Pindul, yang berada di Padukuhan Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Untuk itu, berikut Blogger Gundul sajikan gambaran singkatnya:

Peta Menuju Goa Pindul Gunungkidul

Rute jalan menuju Goa Pindul Gunungkidul dari Yogya

Jika sobat berangkat dari Yogya, pastikan sobat menemukan perempatan Ketandan. Ambil arah Jalan Wonosari, yang juga mengarah Taman Bermain Anak Kids Fun. Ikuti jalur utama tersebut sekitar 15 km kearah Piyungan. Dari Piyungan ini, sobat dapat terus lurus menuju Bukit Bintang dan Kecamatan Patuk yang berada di atas bukit. Setelah itu, jalanan berkelok yang cukup lebar namun relatif padat pada jam-jam tertentu akan sobat temui. Jalanan yang mirip sirkuit Road Race ini akan sobat tempuh hingga sekitar 25 menit sebelum akhirnya akan sobat temui Hutan Tleseh yang cukup teduh dan sejuk.

Sekitar 500 meter dari hutan Tleseh, sobat akan menemukan perempatan ber-traffic light yang dikenal dengan perempatan Gading. 20 meter setelahnya juga akan sobat temui traffic light di pertigaan yang dikenal dengan pertigaan Gading. Arah kanan menuju ke Pantai, dan yang kiri atau lurus akan menuju ke Kota Wonosari. Ikuti yang lurus tersebut hingga kurang lebih 3 km.

Sampai di Tugu Batas Kota Wonosari

Sebelum memasuki kota Wonosari, sobat akan menemukan Tugu Batas Kota Wonosari yang berupa gerbang besar bertuliskan Selamat Datang. Dari titik ini, sobat dapat berjalan pelan karena sekitar 700 meter kedepan, akan sobat temui perempatan bunderan Siyono sebagai titik pemilihan rute selanjutnya. Jika sobat bingung, di sebelah kiri bunderan tersebut umumnya terdapat beberapa ojek wisata Goa Pindul yang dapat sobat manfaatkan jasanya dengan biaya murah, bahkan kadang gratis.

Dari Ring-Road Utara Wonosari

Jika tidak ingin menggunakan jasa ojek, sobat bisa mengambil arah kiri menyusuri Ring Road Wonosari. Setelah sekitar 1 km, sobat akan menemukan perempatan tanpa traffic light yang dikenal dengan Perempatan  PKU atau Dishub. Terus jalan lurus hingga sekitar 1 km, sobat akan menjumpai perempatan Budegan dengan traffic light yang masih aktif. Pada titik ini, sobat dapat terus jalan menuju perempatan selanjutnya, yang disebut perempatan Grogol, dari titik ini sobat dapat mengambil arah kiri dan menyusuri jalan-jalan perdesaan yang cukup mulus namun sempit. Hati-hati karena pada jalur ini, penduduk desa sering menyeberang.

Rute Pulang

Jika sobat ingin membawa oleh-oleh khas Gunungkidul, pada saat pulang, sobat dapat memilih rute melewati Kota Wonosari dengan mengambil arah lurus ke selatan ketika tiba di perempatan Grogol. Sekitar 1.5 km ke selatan, sobat akan menemukan pertigaan menuju kota Wonosari. Nah, ambil arah kanan dan pusat oleh-oleh Gunungkidul yang dikenal dengan Thiwul Yu Tum berada hanya sekitar 15 meter dari pertigaan tersebut.

Lokasi Goa Pindul Gunungkidul

Goa Pindul sebenarnya terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Desa ini telah dinobatkan sebagai  Desa Wisata Terbaik Tahun 2012 oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Predikat ini membawa Goa Pindul semakin terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan.

Bejiharjo sendiri merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, yang hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat kota Wonosari. Desa ini memiliki potensi warisan seni dan budaya yang beraneka ragam seperti Situs Sokoliman, Wayang Beber, Rasulan, maupun Rute Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Selain kekayaan seni dan budaya, Bejiharjo juga memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk ketersediaan air dari sumber air bawah tanah yang hampir tidak pernah surut selama setahun penuh, sungai Oya, serta goa-goa alami yang sangat menarik, termasuk Goa Pindul yang saat ini menjadi salah satu andalan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Potensi alam serta budaya tersebut lah yang kemudian memicu serta memacu antusiasme dan optimisme masyarakat setempat untuk memperjuangkan Desa Bejiharjo sebagai desa wisata, dengan aset utama Goa Pindul.

Lokasi Goa Pindul Gunungkidul

Setelah dibentuknya kelompok sadar wisata (POKDARWIS), Bejiharjo terus berbenah dan mengolah serta mengembangkan beragam potensi tersebut sehingga desa ini menjadi desa tujuan wisata. Gayung pun bersambut, berbagai program Pemerintah yang selaras dengan upaya warga dapat dijalankan dengan baik dan optimal di Desa Bejiharjo. Bahkan dengan kemasan yang sedemikian rupa, Goa Pindul sebagai aset utama desa wisata ini semakin ramai sehingga pada momen Lebaran 1433 Hijriyah yang lalu, pengelola obyek wisata tersebut kewalahan menerima kunjungan wisatawan yang terlalu besar untuk obyek wisata baru.

Kepopuleran Goa Pindul sebagai obyek wisata unggulan Desa Wisata Bejiharjo ini, yang didukung oleh pengelolaan yang baik, menjadikan Bejiharjo semakin superior. Berbagai program pemberdayaan melalui PNPM Mandiri Perdesaan juga telah membawa desa ini kearah kesuksesan, hingga saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menobatkannya sebagai Desa Wisata Terbaik Tahun 2012. 

Mengenal Pesona Goa Pindul berupa Stalaktit dan Stalagmit

Jika sobat pernah berwisata ke goa-goa di wilayah karst, seperti Goa Pindul di Bejiharjo, Gunungkidul, mungkin pemandu sobat pernah menjelaskan tentang stalaktit dalam goa-goa tersebut. Dengan ragam gaya penyampaiannya yang unik, pemandu menunjukkan stalakmit yang menghiasi goa-goa yang sobat kunjungi dengan penuh antusias. Sebenarnya, apa itu stalaktit?

Stalaktit  berasal dari Bahasa Yunani, stalasso, yang artinya “yang menetes” yaitu jenis speleothem (mineral sekunder) yang menggantung dari langit-langit gua kapur, dan termasuk dalam jenis batu tetes. Dalam definisi ringan, stalaktit merupakan bebatuan yang terbentuk dari proses pelarutan air mineral kapur yang umumnya terjadi di daerah goa-goa pegunungan karst, yang terjadi secara terus-menerus. Air yang larut di daerah karst merembes dan masuk ke goa dan menetes dari langit-langit ke dasar goa. Tetesan ini lama-lama menjadi bebatuan yang meruncing ke bawah.

Apa itu Stalaktit dan Stalagmit

Contoh Stalaktit dan Stalagmit

Sementara itu, stalagmit juga merupakan jenis bebatuan seperti halnya stalaktit, yang berasal dari endapan air kapur. Stalagmit terbentuk dari tetesan air yang dapat saja berasal dari air yang mengalir stalaktit, menetes kebawah, dan terjadilah stalagmit. Karakteristik kedua bebatuan tersebut, stalaktit dan stalagmit, pada dasarnya sama, yakni berasal dari endapan kapur.

Jika sobat bingung membedakan antara stalakti dan stalagmit, ada beberapa karakteristik yang perlu sobat ketahui dari kedua jenis bebatuan ini yaitu:

  • Stalaktit berada di atas, biasanya memiliki lubang di tengah, dan menggunakan huruh “K” pada suku kata kedua;
  • Stalagmit berada di bawah, umumnya padat di bagian tengah, dan menggunakan huruf “G” pada suku kata kedua;

Yang terpenting ketika sobat melihat langsung kedua jenis bebatuan tersebut, jangan tergoda menyetuhnya, karena akan merusak kealamian bebatuan tersebut, yang dalam dalam prosesnya membutuhkan waktu ratusan tahun lamanya. 

Perlengkapan Wisata ke Goa Pindul

Jika sobat ingin mengunjungi obyek wisata Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul tersebut, mungkin sedang pusing mempersiapkan bekalnya. Nah, agar perjalanan serta kegiatan wisata sobat lebih tertata, ada baiknya mempersiapkan beberapa perlengkapan wajib ke Goa Pindul.

Berwisata ke Goa Pindul berarti menikmati keindahan dan keunikan alam daerah pegunungan karst, khususnya sungai bawah tanah. Itu artinya, sobat memerlukan beberapa perlengkapan standard, seperti bererapa item dibawah ini:

Perlengkapan Wajib di Goa Pindul

Welcome Board Goa Pindul

Pakaian Ganti

Pakaian ganti ini sangat diperlukan karena sobat akan bermain-main dengan air. Basah tentu menjadi risiko logis setelah bermain-main susur sungai bawah tanah di Goa Pindul, sehingga pakaian ganti ini harus sobat sediakan. Jangan khawatir dilihat orang karena pengelola telah menyediakan kamar ganti untuk tujuan tersebut.

Alas Kaki Anti Air

Kecuali jika sobat ingin mengetes sepatu sobat dalam air, membawa alas kaki yang anti air menjadi wajib adanya. Selain nyaman dipakai, alas kaki anti air bawaan sendiri lebih praktis karena sobat tidak perlu ganti-ganti alas kaki. 

Tas Kecil

Tas ini perlu sobat bawa untuk menyimpan beragam perlengkapan pribadi seperti handphone, alat kosmetik, ataupun alat mandi karena barang-barang tersebut tidak akan sobat bawa masuk ke goa, namun sobat titipkan ke pengelola untuk diambil setelah selesai susur sungai.

Itulah rute jalan menuju Goa Pindul Gunungkidul bagi sobat yang ingin berwisata. Pastikan sobat mempersiapkan segala sesuatunya secara matang agar perjalanan wisata sobat semakin berkesan. Jika ingin wisata sejenis yang lebih ekstrim, sobat bisa mencoba Wisata Cave Tubing Kalisuci. Semoga bermanfaat. Salam.

ADD YOUR COMMENT