obyek wisata khas gunungkidul

Pesona Keindahan Watu Payung Panggang Gunungkidul

Satu lagi obyek wisata baru di Kabupaten Gunungkidul yang perlu sobat ketahui, Watu Payung. Obyek wisata yang menawarkan suasana alam perdesaan dengan sungai Oya mengalir di bawahnya ini belum sepopuler obyek-obyek wisata lainnya sehingga masih terkesan asri. Inilah pesona keindahan Watu Payung Panggang Gunungkidul.

Watu Payung atau Batu Payung adalah obyek wisata gardu pandang seperti halnya puncak Green Village Gedangsari. Di obyek wisata ini, sobat bisa menikmati pemandangan alam khas perbukitan barat Gunungkidul dengan segala perniknya. Pepohonan jati dipadu dengan aliran sungai Oya dengan gugusan bukit di sekelilingnya menambah pesona keindahan alam Gunungkidul.

DSC_0898

Watu Payung sendiri diambil dari ikon obyek wisata ini, yakni berupa batu dengan bentuk melebar seperti payung, yang dapat sobat lihat di pintu ke arah gardu pandang. Bentunya yang mirip payung itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menamai obyek wisata ini.

Nama lain dari Watu Payung ini sebenarnya adalah Geoforest Turunan, karena obyek wisata Watu Payung ini berlokasi di kawasan hutan perbukitan karst di Padukuhan Turunan, Desa Girisuko, Kecataman Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Watu Payung atau Batu Payung ini kemudian lebih merakyat sehingga banyak dipakai warga ataupun wisatawan untuk menyebut kawasan ini.

Watu Payung

Selain cocok untuk tempat selfie, obyek wisata Watu Payung ini menawarkan beragam pengalaman yang dapat sobat coba, khususnya yang suka trekking. Jalan setapak yang cukup terjal dapat sobat telusuri untuk menikmati beberapa spot menarik seperti goa jodoh, air terjun, maupun sungai Oya sendiri sebagai view utama obyek wisata ini.

Karena belum dikelola secara resmi, tiket untuk memasuki obyek wisata Watu Payung sementara ini masih free alias gratis, paling pol adalah dana seikhlasnya untuk pengembangan obyek wisata. Selebihnya, sobat hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar 2 ribu Rupiah, itupun hanya pada hari-hari libur.

Waktu yang tepat atau banyak disarankan untuk mengunjungi Watu Payung adalah di pagi hari, selain untuk menangkap moment matahari terbit, pada saat inilah kabut pagi kadang menyelimuti suasana sekitar, sehingga seolah kita berdiri diatas awan. Udara yang segar dan pemandangan asri menambah indahnya suasana pagi di lokasi ini.

Geoforest Turunan

Karena tidak berada di jalur angkutan umum, obyek wisata Watu Payung hanya dapat diakses denagn kendaraan pribadi. Jika menggunakan sepeda motor, sobat dapat memarkir kendaraan tersebut di lokasi obyek dan selebihnya berjalan kaki untuk menuju spot gardu pandang. Gunakan sepeda motor yang ber-ground clearance tinggi, bukan jenis matic karena akses jalan ke lokasi parkiran masih cukup sulit.

Sementara itu, jika sobat menggunakan mobil, sobat dapat memarkirnya di tepi jalan raya Turunan-Gedad dan berjalan menyusuri jalan berbatu menuju lokasi obyek wisata ini. Jika mobile berjenis offroad, sobat dapat saja masuk ke area parkiran namun dengan kondisi parkiran yang sempit.

Selanjutnya, jika penasaran dengan lokasi atau arah menuju obyek wisata Watu Payung Padukuhan Turunan Panggang Gunungkidul ini, sobat dapat berangkat dari dua jalur utama, yakni dari Playen serta dari Siluk, Imogiri, Bantul. Dua starting poin ini sama-sama memiliki akses jalan yang sudah cukup baik, yakni jalan beraspal hotmix.

Peta Lokasi Obyek Wisata Watu Payung

Dari Playen, sobat ambil saja arah menuju ke Air Terjun Sri Gethuk. Pas di pertigaan menuju Sri Gethuk, sobat ambil jalan lurus menuju Desa Banyusoca. Setelah sampai ke perempatan balai Desa Banyusoca, sobat ambil arah kiri menuju Padukuhan Gedad. Dari Gedad ini, sobat tinggal memacu kendaraan kearah Turunan sekitar 3 km. Watu Payung berada di sebelah kanan jalan Gedad-Turunan ini.

Dari Siluk, Imogiri, Bantul, sobat tinggal menyusuri jalan utama menuju Kecamatan Panggang. Dari Siluk, sobat akan mendapati tanjakan yang cukup ekstrim, gunakan kendaraan yang mendukung. Setelah melewati kawasan SPN (Sekolah Polisi), sobat akan menemui pertigaan Bibal namanya, ambil jalan yang kekiri menuju arah Turunan. Sekitar 2 km dari pertigaan ini, tepatnya setelah Padukuhan Turunan, sobat akan mendapati obyek wisata Watu Payung ini di kiri jalan.

Itulah sekilas tentang pesona keindahan Watu Payung Panggang Gunungkidul di Padukuhan Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul yang asri dan mempesona. Selamat menguak keindahan alam Bumi Handayani dan jadilah wisatawan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kelestarian alam.

ADD YOUR COMMENT