obyek wisata khas gunungkidul

Pesona Air Terjun Watu Layah Sawangan Playen Gunungkidul

Menguak keindahan alam Gunungkidul seakan tiada habisnya, ada saja obyek wisata baru yang ditemukan warga, salah satunya adalah Curug Watu Layah. Nah, bagi sobat yang maniak dengan tempat-tempat baru, obyek wisata ini perlu dicoba, dan berikut kami sajikan gambran singkat pesona air terjun Watu Layah Sawangan Playen Gunungkidul tersebut untuk sobat semua.

Air terjun Watu Layah ini memang belum sepopuler tetangganya, yakni Air Terjun Sri Gethuk, namun gaungnya telah merambah minat para wisatawan. Lalu, dimana lokasinya? Apa yang dapat dinikmati dari curug baru ini? Tentu pertanyaan itu yang pertama kali terbesit di benak sobat. Oke, mari kita kupas semuanya.

Apa itu Air terjun Watu Layah?

Watu Layah sebenarnya merupakan bagian dari air terjun tingkat 4 yang sebelumnya telah dikenal dengan nama Air Terjun Sawangan. Watu Layah sendiri merupakan nama air terjun di tingkat pertama. Dinamakan Watu Layah karena pada lokasi ini, ada batu yang bentuknya mirip layah (tempat menghaluskan bumbu daput atau membuat sambal bagi orang Jawa). Di tempat lain, layah juga disebut cowek atau cobek.

Curug Watu Layah Playen

Mungkin sobat akan kesulitan mencari lokasi Air Terjun Watu Layah karena memang nama ini belum sepopuler nama Sawangan. Jadi, jika sobat penasaran dan ingin mencari lokasi air terjun Watu Layah ini, sebaiknya menanyakan dengan sebutan Air Terjun Sawangan, umumnya penduduk sekitar sudah mengetahui nama ini dibanding Air Terjun Watu Layah.

Dimana Lokasi Air Terjun Watu Layah?

Secara administratif, Air Terjun Watu Layah berada di Padukuhan Gubuk Rubuh, Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, atau tepatnya di sebelah utara Air Terjun Sri Gethuk. Terdapat dua akses menuju air terjun ini, yakni:

Peta Lokasi Air Terjun Watu Layah Sawangan

Peta Air Terjun Watu Layah Sawangan

Dari Arah Selatan

Jika sobat ingin mengunjungi Air terjun Watu Layah dari arah jalur ke Air Terjun Sri Gethuk, silakan ambil jalan lurus ke utara, tepatnya sebelum sobat belok kiri ke Desa Menggoran, disamping perkebunan Kayu Putih. Jalannya berupa jalan aspal, hanya saja kondisinya lebih jelek dibanding yang menuju Sri Gethuk. Jangan khawatir, kerusakan jalan ini hanya sekitar 500 meter, setelah itu berupa jalan aspal halus.

Setelah pertigaan ini, sobat akan menemui jembatan kecil (sungai dibawahnya adalah jalur sumber air ke Air Terjun Sri Gethuk), desa, dan kebun kayu putih lagi sebelum mencapai perempatan Gubukrubuh dengan jarak sekitar 2.5 km. Sampai Perempatan Gubukrubuh ini (tepat disamping MTsN Gubuk Rubuh), sobat ambil arah kiri. Lokasi Air Terjun Watu Layah ini hanya sekitar 600 meter dari perempatan ini ke selatan (Tanya ke warga jika bingung di titik ini ).

Air Terjun Watu Layah

Dari Arah Utara

Jika sobat berkendara dari arah Dlingo, Bantul, sobat akan melewati jembatan Getas yang cukup ekstrim. Sekitar 1 km dari jembatan ini, atau tepatnya setelah lapangan, sobat akan mendapati perempatan Getas yang tidak begitu terlihat dari arah barat. Jalannya memang agak menurun. Nah, dari perempatan Getas ini, sobat ambil arah kanan, jalannnya berupa aspal rusak dan berbatu. Jangan khawatir, kondisi ini hanya sekitar 500 meter.

Ikuti jalan ini sekitar 1 km ke selatan, sobat akan menemukan perempatan Gubukrubuh, tepat berada di samping MTsN Gubukrubuh. Jalannya agak menurun pada spot ini. Nah, pada perempatan ini, ambil arah kanan (ke barat) karena air Terjun Watu Layah berada sekitar 600 meter dari perempatan ini. Ingat, jika bingung, tanyalah warga sekitar dengan menyebut Air Terjun Sawangan.

Kapan sebaiknya mengunjungi Air Terjun Watu Layah?

Karena aliran airnya tidak sederas Air Terjun Sri Gethuk, waktu yang tepat untuk mengunjungi obyek wisata baru ini adalah di seputar pergantian musim, yakni di antara musim penghujan dan musim kemarau karena debit air di aliran ini cukup bagus. Jika penghujan, selain lokasinya cukup licin, kondisi airnya juga keruk. Bahkan kadang ada risiko banjir jika memaksakan berada di lokasi ini pada musim penghujan.

Tentu karena lokasinya masih cukup sulit dijangkau, disarankan pula mengunjungi obyek wisata curug Watu Layah ini pada jam-jam pagi atau siang, maksimal sore sehingga perjalanan menuju lokasi lebih aman. Jangan memaksakan diri ketika hari sudah gelap atau ketika gerimis mulai turun.

Mengapa harus ke Air terjun Watu Layah?

Alasan utama mengunjungi curug ini tentunya karena relatif masih baru dan belum banyak terjamah tangan-tangan jahil. Keasrian dan keaslian obyek wisata ini sangat cocok bagi sobat yang suka dengan hal-hal baru dan tidak mainstream. Terlebih lokasinya juga berada di satu jalur ke arah Air Terjun Sri Gethuk sehingga dapat menambah khasanah obyek wisata yang dapat sobat kunjungi. Selain itu, dengan mengunjungi obyek wisata curug Watu Layah ini, berarti sobat juga telah mendukung optimisme dan antusiasme warga setempat untuk menguak serta memberdayakan potensi desanya.

Berapa Biaya atau Tiket Masuk Curug Watu Layah?

Untuk menikmati curug Watu Layah, saat ini belum ditetapkan tarif khusus karena memang belum secara dikelola secara resmi. Sobat hanya dikenakan biaya seikhlasnya serta biaya parkir. Itupun jika ketika datang, ada warga yang menjaga parkir kendaraan sobat. Sobat juga bisa menitipkan kendaraan di rumah warga sekitar, tenang, mereka sangat welcome dan super ramah.

Bagaimana menjangkau lokasi Curug Watu Layah?

Karena tidak berada di jalur angkutan umum, satu-satunya cara untuk dapat ke lokasi obyek wisata baru ini adalah dengan memakai kendaraan pribadi. Sobat dapat menyewa sepeda motor. Jika memakai mobil, tanyakan parkirnya kepada warga sekitar karena memang belum ada parkir khusus mobil di lokasi ini.

Itulah sekilas gambaran pesona pesona air terjun Watu Layah Sawangan Playen Gunungkidul yang dapat kami sajikan kali ini. Update terbaru akan terus kami lakukan demi kenyamanan dan keakuratan informasi bagi pembaca. Bagi sobat yang ingin berbagi dan menambahkan informasi, silakan manfaatkan kolom komentar. Selamat berwisata dan menikmati keindahan Bumi Handayani Gunungkidul.

ADD YOUR COMMENT