obyek wisata khas gunungkidul

Eksotisme Jembatan Gantung Lemah Abang Patuk Gunungkidul

Bagi sobat yang suka berburu spot unik untuk fotografi maupun berwisata di obyek-obyek yang tidak main-stream, Eksotisme Jembatan Gantung Lemah Abang Patuk Gunungkidul mungkin bisa jadi alternatifnya. Menawarkan suasana alam perdesaan sekaligus keindahan alam yang khas, jembatan ini layak sobat kunjungi.

Jembatan Gantung Lemah Abang sendiri merupakan salah satu daru dua jembatan gantung yang masih exist di Kabupaten Gunungkidul. Jembatan Gantung Lemah Abang ini terletak di Padukuhan Gembyong, Desa Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, yang menghubungkan wilayah Patuk dengan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jembatan Gantung Lemah Abang 2

Dengan panjang sekitar 100 meter dan memiliki ketinggian sekitar 20 meter, jembatan ini cukup membuat jantung berdetak cukup kencang pagi mereka yang melewatinya, terlebih mereka yang high-phobia. Selain karena tumpuan utama hanya pada tali gantungan tanpa bangunan penopang di tengah jembatan, lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu pun sudah mulai berlubang sehingga dasar sungai sesekali terlihat jika kita melonggok kebawah.

Lebar jembatan gantung Lemah Abang ini hanya kurang dari 2 meter sehingga hanya muat maksimal 1 kendaraan bermotor dalam jalur searah. Artinya jika ada dua sepeda motor dari arah berlawanan yang ingin melewati jembatan gantung ini, salah satunya harus antri. Jika satu sepeda motor dan seorang pejalan kaki lewat dan berpapasan, posisi pejalan kaki harus merapat ke pengaman jembatan sehingga sepeda motor bisa lewat.

Jembatan Gantung Lemah Abang 1

Pemandangan sekitar jembatan gantung Lemah Abang ini sangat eksotis. Aliran sungai yang ada dibawahnya menyuguhkan bebatuan besar khas daerah Ngoro-Oro yang terkenal sebagai wilayah pegunungan purba. Beberapa air terjun juga terlihat di sekeliling jembatan ini, dengan maskot utama Curug Gedhe yang sangat indah. Lingkungan yang masih alam khas perdesaan juga menambah daya tarik jembatan unik ini.

Untuk mencapai jembatan gantung Lemah Abang ini, sobat dapat mengikuti jalur dari arah Bukit Patuk ataupun Sambi Pitu. Dari arah Bukti Patuk atau puncak Hargodumilah, sobat ambil arah kanan (menuju ke utara). Sekitar 5 km berkendara, sobat akan menemui komplek BTS yang unik, yakni di sekitar Balai Desa Ngoro-Oro. Terus saja, sampai sobat menemukan Puskesmas II Patuk.

Jembatan Gantung Lemah Abang 3

Jika  telah menjumpai Puskesmas II Patuk (di kanan jalan), berarti sobat telah berada di perempatan menuju arah Gedangsari (jika lurus) dan Gunung Api Nglanggeran (jika belok kanan). Pada titik ini, sobat silakan ambil yang arah kiri (menuju utara). Jalannya memang yang paling kecil dan kondisinya paling jelek karena merupakan sisa-sisa aspal jaman dulu. Ikuti jalan ini kira-kira 1.5 km ke utara dan sobat akan menemukan jembatan Gantung Lemah Abang ini.

Sementara itu, jika sobat berangkat dari daerah Sambi Pitu, silakan naik menuju arah Gunung Api Nglanggeran. Setelah melewatu Komplek Ekowisata Gunung Api Nglanggeran, sobat akan sampai pada perempatan Puskesmas Patuk II (ada di kiri jalan). Nah, pada titik ini, sobat ambil arah yang lurus (jalan aspal kecil). Jangan ambil kanan (ke Gedangsari) ataupun ke kiri (arah Bukit Patuk).Jembatan Gantung Lemah Abang 4

Jembatan Gantung Lemah Abang hanya sekitar 1.5 km dari titik ini, melewati jalan padukuhan Gembyong yang mayoritas masih berupa jalanan cor blok 2 sisi. Meski cukup berliku dengan turunan dan tanjakan yang cukup tajam, jalan menuju jembatan gantung ini cukup aman. Usahakan menggunakan kendaraan yang memiliki kondisi fisik prima dan rem yang pakem.

Demikian sekilas tentang eksotisme jembatan Gantung Lemah Abang yang menawarkan pemandangan khas perdesaan dengan keunikannya yang sangat menantang dan memicu adrenalin bagi pecinta spot-spot piknik yang tidak main-stream. Untuk melengkapi kunjungan sobat ke obyek unik ini, silakan cek beberapa curug di sekitar jembatan ini. Salam.

ADD YOUR COMMENT