obyek wisata khas gunungkidul

Eksotisme Jembatan Gantung di Gunungkidul

Bagi sobat yang rindu masa lalu, Gunungkidul menyuguhkan beberapa spot unik dan menarik untuk mengenang suasana tempo doeloe, salah satunya jembatan gantung. Ya, banyak kenangan masa lalu yang masih dapat sobat rasakan melalui keberadaan sebuah jembatan dan inilah eksotisme jembatan gantung di Gunungkidul yang dapat sobat nikmati.

Masa lalu memang sudah berlalu, namun kenangan akan masa itu masih selalu dapat kita rasakan dengan menikmati keberadaan bangunan-bangunan lama yang tidak hanya menawarkan kesederhanaan namun juga keunikan tersendiri. Jembatan gantung sebagai salah satu ikon masa lalu ada di Gunungkidul dan sobat bebas menyentuhnya. Jembatan apa itu?

Jembatan Gantung Gunungkidul

Di Bumi Handayani Gunungkidul, setidaknya masih ada 2 buah jembatan gantung yang masih cukup alami dan telah cukup lama dibangun. Kondisi daerah sekelilingnya pun juga masih asri sehingga menyuguhkan pemandangan dan suasana tempo doeloe yang adem. Jembatan gantung tersebut bernama jembatan gantung Prahon dan Lemah Abang.

Jembatang Gantung Prahon

Jembatang Gantung Prahon juga sering disebut Jembatan gantung Wonolagi karena memang letaknya berada di Padukuhan Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Jembatan ini menghubungkan Padukuhan Wonolagi dengan Padukuhan Kalinampu, Desa Pengkok, Kecamatan Patuk dan merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.

Eksotisme Jembatan Prahon Wonolagi ini terletak pada konstruksinya yang memang hanya ditopang dengan tali layaknya jembatan gantung pada umumnya. Nuansa unik akan dapat kita rasakan tatkala melewati jembatan ini karena tanpa adanya bangunan penopang dibawahnya dan hanya mengandalkan tali gantungan tersebut, jembatan akan bergoyang-goyang.

Terlebih jika sobat menggunakan kendaraan bermotor roda dua, jika tidak terbiasa, sobat akan merasa gemetar melewati papan-papan kayu dibawahnya yang seolah bergetar terkena beban. Ukuran jembatan yang sempit juga hanya memungkinkan satu sepeda motor dari satu arah saja sehingga jika ada pengguna jembatan dari arah lain, kita harus antri melewatinya.

Jembatang Gantung Lemah Abang 

Jembatang Gantung Lemah Abang  ini berlokasi di Desa Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Karena letaknya yang menghubungkan antara Patuk dan daerah Prambanan dan berada di perbatasan antara wilayah Gunungkidul dan Sleman, warga sering menyebut jembatan ini dengan Jembatan Gantung Prambanan.

Eksotisme jembatan ini juga dapat dilihat dari bentuknya yang memang benar-benar mengandalkan tali khas jembatan gantung tanpa bangunan penopang di bagian bawahnya. Pemandangan yang asri di sekelilingnya membuat jembatan ini nampak indah dan unik. Terlebih lokasinya yang cukup strategis untuk melihat sunset menjadikannya favorit bagi para pemburu spot-spot unik.

Bagi yang suka bermain tali ala pecinta alam, jembatan gantung Lemah Abang ini juga dapat digunakan untuk latihan rappling karena ketinggiannya yang cukup menantang. Aliran sungai dibawahnya yang masih alami dan pepohonan di sekelilingnya yang lebat menyuguhkan suasana alami khas perdesaan.

Itulah eksotisme jembatan gantung di Gunungkidul. Kedua jembatan gantung tersebut mulai banyak dilirik para wisatawan yang ingin menikmati sekaligus mengabadikan spot-spot unik yang mampu membawa mereka kepada kenangan suasana tempo doeloe. Nah, jika sobat penasaran dan tertarik mengunjunginya, silakan cermati peta lokasinya, dan jika masih bingung, silakan kontak kami untuk panduan lengkapnya. Salam.

ADD YOUR COMMENT